Investor Asing Borong Saham BBCA Senilai Rp117,4 Miliar

Investor Asing Borong Saham BBCA Senilai Rp117,4 Miliar

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mendapat dukungan kuat dari investor asing pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2026). Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham BBCA senilai Rp117,4 miliar, menjadikannya saham dengan akumulasi asing terbesar berdasarkan nilai pada sesi tersebut.

Aksi beli tersebut terjadi saat harga saham bank swasta terbesar di Indonesia bergerak menguat. Berdasarkan data BEI yang dikutip Stockbit Sekuritas, investor asing memborong 23,9 juta lembar saham BBCA, dihitung dari harga rata-rata transaksi sesi I.

Arus Dana Asing Kembali Masuk

Pembelian bersih BBCA menjadi bagian dari net buy asing di seluruh pasar saham sebesar Rp268,6 miliar pada sesi I. Secara keseluruhan, nilai beli investor asing tercatat Rp2,12 triliun, sementara nilai jualnya mencapai Rp1,86 triliun.

Arus dana tersebut berbalik arah dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Pada Selasa (3/11/2026), investor asing justru mencatatkan penjualan bersih saham BBCA sebesar Rp23,85 miliar.

Harga Menguat, Transaksi Aktif

Investor Asing Borong Saham BBCA Senilai Rp117,4 Miliar
(Foto BBCA dari Google Finansial)
Penguatan harga turut mengiringi masuknya dana asing. Hingga berita diterbitkan, saham BBCA naik 1,45% ke level Rp4.910 per lembar.

Aktivitas perdagangan BBCA juga tergolong ramai. Total 159,4 juta lembar saham berpindah tangan dalam 27,22 ribu kali transaksi, dengan nilai perdagangan mencapai Rp783,1 miliar.

Kinerja Masih Tertekan

Meski menguat pada perdagangan hari ini, kinerja BBCA dalam periode yang lebih panjang masih tertekan. Dalam satu bulan terakhir, harga sahamnya melemah 19,5%, sedangkan secara year to date (YTD) penurunannya mencapai 39,2%.

Tekanan pada saham perbankan berkapitalisasi besar, termasuk BBCA, sempat terjadi di tengah pelemahan IHSG dan antisipasi rebalancing indeks MSCI. Namun, aksi akumulasi asing pada Rabu menunjukkan minat beli kembali terhadap saham perbankan.

Level Teknikal BBCA

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan perdagangan Rabu menetapkan target harga terdekat BBCA pada kisaran Rp4.987 hingga Rp5.133. Sementara itu, area support saham diproyeksikan berada di rentang Rp4.673 hingga Rp4.757.

Dengan masuknya arus dana asing dan penguatan harga, pelaku pasar akan memantau apakah BBCA mampu bertahan di atas area support serta meneruskan penguatan menuju target teknikal yang diproyeksikan.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menahan saham tertentu, termasuk saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Seluruh data pergerakan harga, nilai transaksi, arus dana investor asing, serta proyeksi target harga dan level support yang disebutkan merupakan informasi pada waktu penerbitan dan dapat berubah sewaktu-waktu. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor setelah mempertimbangkan tujuan investasi, toleransi risiko, dan kondisi keuangan pribadi.

Next Post Previous Post