2 Mata Elang Diamuk Massa Tak Dikenal di Kalibata, 1 Tewas di Lokasi

 

2 Mata Elang Diamuk Massa Tak Dikenal di Kalibata, 1 Tewas di Lokasi

Dua pria yang berprofesi sebagai mata elang atau debt collector menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) sore. Satu korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.​​

Kronologi singkat kejadian

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata saat dua mata elang menghentikan seorang pengendara sepeda motor di tepi jalan. Tak lama kemudian sebuah mobil berhenti di belakang mereka, lalu 4–5 orang turun dan langsung mengeroyok kedua penagih utang tersebut hingga tersungkur.​​

Para pelaku kemudian kabur meninggalkan kedua korban yang tergeletak di lokasi, sementara pengendara motor yang sempat diberhentikan juga menghilang dari tempat kejadian. Polisi menyebut aksi pemukulan berlangsung cepat sehingga saksi di sekitar lokasi kesulitan mengenali para pelaku.​​

Kondisi korban dan penanganan

Akibat pengeroyokan tersebut, satu mata elang dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum sempat mendapat pertolongan medis. Korban lain berada dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.​​

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar TKP dan mengamankan sejumlah rekaman kamera pengawas serta keterangan saksi untuk mengusut identitas pelaku. Aparat juga melakukan patroli dan pengamanan tambahan di kawasan Kalibata menyusul memanasnya situasi pasca-kejadian.​

Dampak lanjutan di lokasi

Beberapa jam setelah pengeroyokan, situasi di sekitar lokasi sempat kembali memanas ketika sekelompok orang yang diduga rekan korban datang dan melakukan aksi balasan. Sejumlah tenda pedagang kaki lima serta beberapa sepeda motor dilaporkan dirusak dan dibakar dalam insiden susulan tersebut.​

Untuk meredam eskalasi, polisi menurunkan personel tambahan termasuk satuan Brimob guna menjaga keamanan dan mencegah bentrokan lebih luas di sekitar Jalan Raya Kalibata. Aparat menyatakan tengah menyelidiki dua perkara sekaligus, yakni kasus pengeroyokan terhadap mata elang dan perusakan fasilitas milik warga.​

Pernyataan polisi dan status kasus

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa hubungan antara pengendara motor yang sempat diberhentikan dan para pelaku pengeroyokan masih diselidiki. Hingga kini identitas para pelaku yang turun dari mobil dan menganiaya kedua korban belum terungkap dan mereka telah melarikan diri setelah kejadian.​​

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki rekaman atau informasi terkait peristiwa pengeroyokan maupun aksi balasan di sekitar Kalibata untuk melapor guna mempercepat proses pengungkapan. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan aparat menegaskan akan menindak tegas semua pihak yang terbukti terlibat dalam tindak kekerasan dan perusakan tersebut.​

Next Post Previous Post