Paraflu Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping untuk Flu, Batuk & Hidung Tersumbat
Paraflu adalah obat kombinasi bebas terbatas yang mengandung paracetamol, phenylpropanolamine, chlorpheniramine maleate, dan guaifenesin untuk meredakan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin, serta batuk berdahak ringan.
Paraflu Obat Apa
Paraflu tersedia dalam bentuk kaplet (tablet) dan sirup, diproduksi oleh Itrasal, dengan komposisi per kaplet: paracetamol 500 mg (peredam nyeri dan demam), phenylpropanolamine HCl 12,5 mg (dekongestan hidung), chlorpheniramine maleate 2 mg (antihistamin anti-bersin), serta guaifenesin 50 mg (ekspektoran encerkan dahak).
Obat ini bekerja dengan menghambat prostaglandin untuk turunkan demam, membuka saluran hidung, kurangi histamin alergi, dan cairkan lendir batuk agar mudah dikeluarkan.
Digunakan khusus gejala flu ringan non-infeksius; bukan antibiotik dan tidak obati penyebab virus atau bakteri.
Manfaat untuk Flu, Batuk & Hidung Tersumbat
Paraflu efektif ringankan demam dan sakit kepala akibat flu, kurangi hidung meler/tersumbat serta bersin-bersin berkepanjangan.
Guaifenesin bantu keluarkan dahak pada batuk produktif, sementara phenylpropanolamine dan chlorpheniramine cegah pembengkakan mukosa hidung untuk napas lancar.
Ideal untuk dewasa dan anak >6 tahun dengan gejala musiman atau pilek biasa; minum banyak air tingkatkan efektivitas guaifenesin.
Dosis dan Cara Pakai
Kaplet (dewasa dan anak >12 tahun): 1 kaplet 3 kali sehari setelah makan; jangan >3 hari tanpa dokter.
Sirup (5 ml = 1 sendok takar): Anak 6-12 tahun: 10 ml (2 sendok) 3x/hari; dewasa: 20 ml (4 sendok) 3x/hari; kocok dulu sebelum minum.
Telan utuh dengan air; hindari mengunyah; simpan <30°C jauh sinar matahari.
Efek Samping dan Peringatan
Efek umum: kantuk, mulut kering, pusing ringan, mual, atau sembelit akibat antihistamin dan dekongestan.
Efek serius jarang: palpitasi jantung (phenylpropanolamine), ruam alergi, atau sulit bernapas; hentikan dan ke dokter.
Kontraindikasi: hipertensi, glaukoma, prostate besar, hamil menyusui, anak <6 tahun, atau campur obat flu lain/dekongestan; overdosis paracetamol >4g/hari riskan kerusakan hati.

