BlackRock Balik Arah Borong Saham BUMI Desember 2025
Perusahaan manajemen aset raksasa dunia, BlackRock Inc., dikabarkan berbalik arah dengan aksi borong saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada Desember 2025.
Setelah tiga bulan berturut-turut mengurangi kepemilikan, langkah ini menandakan kepercayaan kembali terhadap emiten pertambangan batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim. Pembelian ini dilakukan di tengah sentimen positif pasar saham Indonesia yang masih bergelora menjelang akhir tahun.
Aksi BlackRock memasuki Desember ini kontras dengan tren sebelumnya, di mana mereka justru melepas sebagian posisi. Investor institusional sekelas BlackRock sering menjadi indikator kuat bagi pelaku pasar ritel, sehingga berpotensi memicu kenaikan volume transaksi BUMI. Selain itu, fundamental BUMI yang semakin solid berkat ekspansi ke tambang emas Wolfram di Australia turut mendukung minat ini.
Para analis memprediksi, borongan saham ini bisa mendorong harga BUMI menembus level resisten baru jika didukung data komoditas global yang membaik. Investor diimbau tetap waspada terhadap fluktuasi harga batu bara dan kebijakan moneter AS di bawah pemerintahan Trump. Dengan langkah BlackRock, BUMI berpotensi jadi primadona sektor energi hingga tutup 2025.

