BMKG Imbau Masyarakat untuk Mewaspadai Cuaca Ekstrem yang Semakin Meningkat

BMKG Imbau Masyarakat untuk Mewaspadai Cuaca Ekstrem yang Semakin Meningkat
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang semakin meningkat seiring puncak musim hujan di Indonesia. Peringatan ini disampaikan oleh pejabat BMKG seperti Kepala Dwikorita Karnawati dan Deputi Guswanto, yang menyoroti peningkatan curah hujan lebat disertai angin kencang serta potensi bencana hidrometeorologi.

Puncak Musim Hujan

Puncak musim hujan diprediksi berlangsung November 2025 hingga Februari 2026, dengan intensitas hujan meluas dari barat ke timur Indonesia. Faktor pemicu meliputi siklon tropis dari Samudra Hindia dan dinamika atmosfer global yang tidak stabil, menyebabkan 45 kejadian bencana seperti banjir dan longsor pada akhir Oktober 2025.

Wilayah Berisiko Tinggi

Potensi cuaca ekstrem tinggi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, termasuk Sumatera Utara pada 8–15 Desember 2025. Jelang Nataru, peningkatan curah hujan ekstrem juga mengancam pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Imbauan BMKG

Masyarakat diminta memantau peringatan dini BMKG, hindari aktivitas luar ruangan saat hujan petir, dan jauhi pohon besar atau bangunan rapuh. Pemerintah daerah diimbau koordinasi dengan BPBD untuk kesiapsiagaan infrastruktur.
 

Next Post Previous Post