Ekspor ke China-AS Terus Naik, RI Dorong Pengusaha Muda Masuk Bisnis Udang
Tren Ekspor Udang 2025
Nilai ekspor udang ke AS mencapai USD 1,6 miliar hingga akhir 2025, naik 2,6% year-on-year, sementara ke China tembus USD 962 juta meski turun sedikit akibat fluktuasi harga rumput laut. AS tetap pasar utama dengan pangsa 60-63%, diikuti Jepang dan China, dengan total ekspor udang nasional naik 22,7% hingga Juli. Pemulihan pasca-isu Cs-137 di Oktober-Desember capai 5.218 ton senilai Rp949 miliar.
Tantangan dan Pemulihan
Kasus penarikan udang PT BMS Foods oleh FDA AS akibat dugaan kontaminasi Cs-137 sempat ganggu ekspor, tapi otoritas RI dan AS kerjasama pulihkan kepercayaan. Ekspor udang beku ke AS dominan 42,8 ribu ton semester I, dengan China di posisi ketiga setelah Jepang. KKP pastikan standar mutu lebih ketat untuk jaga momentum.
Dorongan untuk Pengusaha Muda
Pemerintah via KKP dan Kemenkop UKM luncurkan program "Udang Muda Entrepreneur" dengan subsidi bibit vaname dan akses pasar ekspor. Targetnya libatkan 10.000 pengusaha muda di Jawa Timur, Sulawesi, dan Sumatra hingga 2026, fokus budidaya berkelanjutan. Peluang ini janjikan ROI tinggi karena permintaan global stabil, dorong diversifikasi dari sawit ke perikanan.

