Hystolan Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap
Hystolan adalah obat keras berbentuk tablet yang mengandung isoxsuprine HCl 20 mg, golongan vasodilator perifer untuk melancarkan aliran darah dan merelaksasi otot polos rahim.
Obat ini diproduksi PT Dexa Medica dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter untuk mengatasi gangguan vaskular serta risiko persalinan prematur. Tren pencarian "Hystolan obat apa" sedang naik di Indonesia, menjadikan artikel ini relevan bagi pembaca yang mencari info lengkap.
Apa Itu Hystolan?
Hystolan bekerja dengan melebarkan pembuluh darah perifer dan serebral, sehingga meningkatkan sirkulasi darah ke tangan, kaki, dan otak, serta mengurangi kontraksi uterus. Kandungan utamanya, isoxsuprine, termasuk turunan 2-amino-1-phenylethanol yang efektif pada otot polos vaskular. Obat ini tersedia dalam kemasan strip 10 tablet atau box 50 tablet, dengan harga sekitar Rp82.000 per strip.
Manfaat Utama
Meredakan gejala insufisiensi vaskular serebral, seperti pusing atau gangguan kognitif ringan.
Mengobati gangguan pembuluh darah perifer: arteriosklerosis obliterans (pengerasan arteri), thromboangiitis obliterans (penyakit Buerger), dan penyakit Raynaud (jari dingin, kesemutan).
Relaksasi uterus pada ibu hamil berisiko kelahiran prematur untuk mencegah kontraksi dini.
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: 3-4 kali sehari, 1 tablet (20 mg) secara oral, disesuaikan dokter berdasarkan kondisi. Untuk persalinan prematur, dosis lebih spesifik di bawah pengawasan medis; minum setelah makan untuk kurangi iritasi lambung. Jangan hentikan tanpa konsultasi, dan simpan di suhu ruang di bawah 30°C.
Efek Samping dan Kontraindikasi
Efek samping umum meliputi pusing, hipotensi, takikardia, mual, dan flushing wajah; jarang reaksi alergi seperti ruam atau sesak napas. Hindari pada pasien dengan perdarahan aktif, glaukoma, atau hipersensitif isoxsuprine; hati-hati pada ibu menyusui dan pasien jantung. Segera hubungi dokter jika efek serius muncul, dan jangan campur dengan alkohol atau obat tekanan darah lain.

