Urinter Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap
Urinter merupakan obat antibiotik berbahan aktif asam pipemidat yang efektif mengobati infeksi saluran kemih (ISK) akibat bakteri. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim DNA gyrase pada bakteri, sehingga mencegah perkembangbiakan mereka. Urinter tersedia dalam bentuk kapsul 400 mg dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
Manfaat Utama
Urinter secara khusus menargetkan infeksi bakteri di saluran kemih, termasuk cystitis (radang kandung kemih), uretritis (radang uretra), pielonefritis (radang ginjal), pyelitis (radang panggul ginjal), dan prostatitis (radang prostat). Konsentrasi obat ini tinggi di urine, membuatnya sangat efektif untuk ISK akut maupun kronis, baik monomikroba maupun polimikroba. Obat ini aktif melawan bakteri gram negatif dan sebagian gram positif, termasuk yang resisten terhadap antibiotik serupa seperti nalidixic acid.
Dosis dan Aturan Pakai
Dosis dewasa umumnya 400 mg dua kali sehari, diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung, selama 7-10 hari atau sesuai anjuran dokter. Untuk infeksi berat, dosis bisa ditingkatkan hingga 800 mg per hari, tapi jangan melebihi 1,2 gram harian. Hindari penggunaan pada anak di bawah 12 tahun, ibu hamil/menyusui, atau penderita epilepsi tanpa konsultasi medis.
Efek Samping
Efek samping ringan meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, dan ruam kulit. Efek serius jarang terjadi, seperti gangguan saraf (pusing, kejang), alergi berat, atau kolitis pseudomembranosa; hentikan penggunaan jika muncul dan segera hubungi dokter. Minum banyak air selama pengobatan untuk mencegah kristal urine.
Peringatan dan Interaksi
Jangan gunakan bersamaan dengan antasida atau obat besi karena menurunkan penyerapan; beri jarak 2 jam. Pantau fungsi ginjal dan hati pada pemakaian jangka panjang, serta hindari paparan sinar matahari berlebih karena risiko fotosensitivitas. Selalu selesaikan dosis penuh untuk cegah resistensi bakteri.

