INET Tancap Gas, Target Harga Saham Meroket: Efek Ekspansi Rp4,2 Triliun
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), penyedia layanan internet di Indonesia, mencatat akselerasi bisnis pesat dengan rencana ekspansi capex Rp4,2 triliun pada 2026, memicu proyeksi target harga saham hingga Rp1.350.
Kinerja Finansial Gemilang
Pendapatan INET Januari-September 2025 mencapai Rp68,6 miliar, naik 190,5% YoY, didominasi segmen ISP Rp67 miliar dari lonjakan pelanggan mitra menjadi 1,5 juta. Laba bersih periode tersebut melonjak 818,9% YoY ke Rp19,4 miliar, dengan kuartal III naik 960% menjadi Rp11,6 miliar berkat marjin EBITDA 76,4%. Efisiensi operasional ini memperkuat fundamental, proyeksi laba 2027 capai Rp736 miliar.
Dana Rp4,2 triliun bersumber rights issue Rp3,2 triliun (12,8 miliar saham baru @Rp250) plus obligasi Rp1 triliun awal 2026. Alokasi utama percepatan FTTH Wi-Fi 7 di Bali, Lombok, Jawa, dan akuisisi 60% saham Trans Hybrid Communication untuk backbone Kalimantan Barat. Ekspansi ini dorong pertumbuhan pelanggan dan jaringan fiber optik strategis.

