Jelang Libur Nataru 2025, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang

 

Jelang Libur Nataru 2025, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang

Stasiun Pasar Senen di Jakarta Pusat mengalami lonjakan signifikan penumpang sejak akhir pekan lalu, menandai awal mudik massal jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Ribuan pemudik dari berbagai daerah memadati peron dan ruang tunggu, dengan peningkatan hingga 25% dibanding periode yang sama tahun lalu, mencerminkan antusiasme tinggi untuk pulang kampung.

Detail Lonjakan Penumpang Harian

Pada 20-22 Desember 2025, stasiun mencatat rata-rata 14.146 penumpang naik dan 11.142 penumpang turun setiap harinya, sementara total tiket kereta api jarak jauh yang terjual mencapai 518.616 dari kapasitas maksimal 909.536 kursi. 

Puncak arus keberangkatan diproyeksikan jatuh pada 24-25 Desember dengan estimasi 14.000-15.000 penumpang harian khusus dari Pasar Senen, sementara arus balik diperkirakan mulai 2 Januari 2026. Kereta tujuan utama seperti Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya paling diminati, dengan kelas ekonomi mendominasi.

Upaya Persiapan PT KAI Daop 1 Jakarta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyiapkan operasional ekstra dengan 1.700 perjalanan kereta api jarak jauh, naik 10% dari 2024, termasuk penambahan 62 trip KA harian reguler. Fasilitas baru seperti boarding fast recognition menggunakan e-tiket digital diterapkan untuk mempercepat proses masuk gerbong dan mengurangi antrean panjang di gate. 

Selain itu, petugas keamanan ditingkatkan, posko bantuan medis siaga 24 jam, dan distribusi makanan gratis untuk penumpang yang menunggu lama. Stasiun juga kolaborasi dengan Dishub DKI untuk kelancaran akses transportasi darat menuju stasiun.

Kisah dan Tantangan Pemudik

Banyak pemudik rela mengambil cuti lebih awal demi menghindari kemacetan tiket dan menikmati kehangatan keluarga di kampung halaman, meski harus menunggu berjam-jam di ruang tunggu yang penuh sesak. Suasana ramai terlihat di area boarding malam hari, dengan keluarga besar membawa barang bawaan melimpah. Beberapa penumpang mengeluhkan keterlambatan minor akibat pengecekan keamanan ketat, tapi secara keseluruhan situasi terkendali berkat pengaturan petugas.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Lonjakan ini tidak hanya membebani infrastruktur transportasi tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor logistik dan kuliner sekitar stasiun, dengan pedagang kaki lima ramai menjajakan makanan dan minuman. Secara sosial, mudik massal memperkuat ikatan keluarga di tengah hiruk-pikuk urban Jakarta.

Next Post Previous Post