Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 23 Desember 2025
IHSG diproyeksikan bergerak sideways dengan bias penguatan ringan hari ini, setelah tutup menguat 0,42% di 8.645,84 kemarin, didorong sentimen positif data M2 domestik dan harga emas global meski ada tekanan dari indeks AS yang melemah.
Prospek Pergerakan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditopang sektor energi dan komoditas, dengan BUMI naik 14,53% ke Rp394 dan DEWA +5,50% ke Rp575, sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp15.836 triliun.
Analis memprediksi rentang hari ini di 8.553-8.714, dengan resistance kuat 8.656-8.700 dan support 8.464-8.600; jika gagal bertahan di atas MA20 (8.600), berisiko koreksi ke 8.000. Faktor pendukung termasuk inflow asing Rp1,2 triliun minggu lalu dan ekspektasi kebijakan moneter longgar, tapi waspada volatilitas akhir tahun.
Rekomendasi Saham Pilihan
| (Foto Saham DEWA dari Google Finansial) |
Saham Rekomendasi Entry (Rp) Target (Rp) Stop Loss (Rp) Alasan [Sumber]
CPIN Buy on Weakness 4.320-4.450 4.720-4.850 4.200 Momentum konsumsi kuat, volume tinggi
HMSP Buy 3.000-3.100 3.200-3.300 2.900 Prospek ekspor stabil
MAPI Buy 1.450-1.480 1.550-1.600 1.400 Otomotif rebound
NCKL Buy 1.040-1.060 1.100-1.130 1.000 Nikel harga global naik
ANTM Buy 3.140-3.180 3.270-3.350 3.080 Emas dan batubara solid
BUMI Buy 375-385 405-422 360 Kinerja energi impresif
DEWA Accumulate 550-570 620-650 530 Valuasi undervalued
BMRI Buy 5.800-5.900 6.100-6.200 5.700 Banking likuiditas tinggi
PGAS Accumulate 1.850-1.900 2.000-2.050 1.800 Gas alam permintaan naik
Analisis Sektor Unggulan
Sektor energi dan pertambangan mendominasi dengan kenaikan 2-14% kemarin, diikuti konsumsi barang (+1,2%) berkat CPIN dan HMSP. Sementara itu, perbankan seperti BMRI stabil di atas support, sementara otomotif (MAPI) rebound dari oversold. Hindari saham spekulatif seperti JSMR dan AMRT jika volatilitas tinggi, fokus akumulasi blue chip untuk jangka pendek.
Faktor Risiko dan Tips Trading
Waspadai data inflasi AS malam ini dan libur Natal yang bisa kurangi likuiditas; gunakan stop loss ketat dan pantau volume. Investor ritel disarankan alokasikan 60% ke saham recommended di atas untuk potensi gain 5-10% minggu ini. Update real-time via IDX atau broker terpercaya untuk eksekusi tepat waktu.

