Saham Salim & Bakrie (BUMI), Naik 18% dan Transaksi Rp2,6 T

 

Saham Salim & Bakrie (BUMI), Naik 18% dan Transaksi Rp2,6 T
(Foto Saham BUMI dari Google Finansial)

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten tambang batu bara milik kongsi Grup Salim dan Bakrie, baru-baru ini mengalami kenaikan signifikan sekitar 18% dengan volume transaksi mencapai Rp2,6 triliun, mencerminkan minat investor tinggi terhadap prospek komoditas.​

Kenaikan Harga Terkini

Lonjakan ini melanjutkan tren bullish sepanjang 2025, di mana BUMI telah naik lebih dari 80% year-to-date, didorong akuisisi tambang emas Wolfram Limited senilai Rp699 miliar dan ekspansi bauksit. Harga saham mencapai level tertinggi lima tahun di kisaran Rp250-Rp260 per unit pada akhir November 2025, meski kinerja keuangan turun 76% YoY akibat fluktuasi batu bara.​

Faktor Pendorong

Aksi Korporasi: Kemitraan strategis dengan Salim Group pada BRMS (anak usaha) dan proyeksi produksi emas 50.000 oz mulai 2026 memperkuat sentimen.​

Transaksi Besar: Investor asing aktif borong saham di tengah sentimen MSCI dan harga komoditas, meski ada netto jual sementara.​

Kinerja Grup: BRMS catat laba naik 129% pada Q3-2025 berkat produksi emas +25% dan harga jual +34%.​

Investor disarankan pantau update BEI untuk risiko volatilitas komoditas.​

Next Post Previous Post