10 Saham Kapal Pelayaran Paling Potensial Cuan Gede di 2026

10 Saham Kapal Pelayaran Paling Potensial Cuan Gede di 2026

Sektor saham pelayaran Indonesia diproyeksikan tumbuh kuat di 2026 berkat pemulihan perdagangan global, ekspansi armada, dan permintaan logistik domestik yang melonjak. Pasar freight & logistics Indonesia diperkirakan mencapai USD 178 miliar pada 2030, dengan katalis seperti penambahan kapal baru dan rotasi sektor energi. Berikut 10 saham potensial dengan prospek cuan berdasarkan performa terkini, rencana ekspansi, dan rekomendasi analis.

Performa Terkini & Target Harga

10 Saham Kapal Pelayaran Paling Potensial Cuan Gede di 2026
(Foto Saham HUMI dari Google Finansial)
Saham pelayaran meroket di awal 2026, didorong geopolitik dan harga minyak stabil. Tren bullish SMDR dan TMAS diprediksi berlanjut dengan capex besar untuk armada baru.

Saham

Kode

Kenaikan Awal 2026 (%)

Target Harga (Rp)

Alasan Utama [Sumber]

Temas Tbk

TMAS

22.39

-

Capex Rp3T, dekarbonisasi

Samudera Indonesia

SMDR

12.76

480

Capex US$250jt, ekspansi timur

Humpuss Maritim

HUMI

22.48

-

Reli kuat di transportasi

Soechi Lines

SOCI

16.47

-

Penguatan oil tanker

Wintermar Offshore

WINS

1.87

-

Offshore marine stabil

Pelayaran Jaya Hidup Baru

PJHB

>100% pasca-IPO

-

Tambah 3 kapal LCT 2026

Berlian Laksana

BLTA

-

-

Fleksibilitas armada kargo cair

Pelayaran Nas. Ekalya

ELPI

-

-

Pertumbuhan stabil 14% YoY

Habco Trans Maritima

HATM

-

-

Logistik laut kuat

Nelly Dwi Putri

NELY

-

-

Transport minyak & curah


Faktor Penggerak Cuan 2026

Ekspansi Armada: PJHB bangun 3 kapal LCT mulai Q1 2026 untuk sektor migas dan pertambangan, tingkatkan kapasitas 60%.

Target Pendapatan: SMDR bidik USD 806 juta dengan 5 kapal baru, manfaatkan logistik timur Indonesia.

Rekomendasi Analis: Beli BULL (Rp520) dan SMDR (Rp480) karena potensi re-rating valuasi dari LNG dan tanker.

Risiko & Strategi Investasi

Geopolitik Asia ciptakan ketidakpastian shipping, tapi valuasi murah seperti BLTA tawarkan buffer. Pantau utilisasi kapal >80% dan capex realisasi untuk entry point optimal. Diversifikasi 20-30% portofolio ke sektor ini untuk cuan maksimal.

 

Next Post Previous Post