Akses Ekspor Menguat, Durian Beku RI Resmi Berlabuh di China

 

Akses Ekspor Menguat, Durian Beku RI Resmi Berlabuh di China

Durian beku Indonesia resmi memasuki pasar China melalui pengiriman perdana yang tiba di Pelabuhan Qinzhou pada 6 Januari 2026. Pengiriman seberat 48 ton ini dilepas oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin) pada 15 Desember 2025, setelah memenuhi protokol karantina bilateral yang disepakati kedua negara. Keberhasilan ini menandai akses ekspor langsung setelah proses panjang sejak 2020.

Kronologi Pengiriman

Pengiriman perdana bernilai Rp5,1 miliar ini menjalani ketertelusuran penuh dari kebun hingga pengiriman, memastikan keamanan pangan dan kesehatan tumbuhan. Acara penerimaan di China dihadiri pejabat Indonesia, termasuk Konselor Perdagangan KBRI, serta perwakilan lokal. Ini sejalan dengan program hilirisasi Presiden Prabowo untuk ekspor produk pertanian.

Dampak Ekonomi

Kedatangan durian beku mendukung Pusat Perdagangan Buah China-ASEAN di Qinzhou sebagai simpul logistik Asia Tenggara, dengan fasilitas kepabeanan cepat. Pasar China berpotensi besar, dengan permintaan durian mencapai US$8 miliar, meski sebelumnya ekspor Indonesia melalui negara ketiga. Capaian ini membuka peluang ekspor komoditas pertanian lain.

Next Post Previous Post