Apa Itu Interhistin? Kandungan, Dosis, dan Efek Samping yang Wajib Diketahui
Interhistin adalah obat antihistamin generasi pertama yang banyak digunakan di Indonesia untuk mengatasi berbagai gejala alergi ringan hingga sedang. Obat ini diproduksi oleh PT Interbat dan tersedia dalam bentuk tablet 50 mg, sirup, serta injeksi, dengan tablet sebagai bentuk paling umum.
Pengertian dan Cara Kerja
Interhistin termasuk golongan etanolamin antihistamin yang bekerja dengan memblokir reseptor histamin H1 di jaringan tubuh, sehingga menghambat pelepasan histamin yang menyebabkan reaksi alergi. Efeknya cepat terasa dalam 15-30 menit setelah konsumsi dan bertahan hingga 4-6 jam, membuatnya cocok untuk gejala akut seperti gatal atau biduran mendadak. Berbeda dengan antihistamin generasi kedua, Interhistin lebih mudah menembus sawar darah-otak, sehingga sering menimbulkan kantuk yang bermanfaat untuk kasus insomnia akibat alergi.
Kandungan dan Bentuk sediaan
Setiap tablet Interhistin mengandung mebhydrolin napadisylate 50 mg sebagai bahan aktif utama, ditambah eksipien seperti laktosa, pati jagung, dan magnesium stearat.
Bentuk sediaan lain mencakup sirup 10 mg/5 ml untuk anak-anak dan injeksi 50 mg/ampul untuk kasus darurat di rumah sakit. Obat ini diklasifikasikan sebagai obat keras (K), sehingga wajib dengan resep dokter dan disimpan di suhu ruang di bawah 30°C.
Manfaat Utama
Rhinitis alergi: Meredakan hidung tersumbat, bersin-bersin, dan hidung meler akibat debu, serbuk sari, atau bulu hewan.
Urtikaria (biduran): Mengurangi gatal, kemerahan, dan bentol pada kulit.
Konjungtivitis alergi: Mengatasi mata merah, berair, dan gatal.
Dermatitis alergi: Membantu kasus eksim ringan atau gatal akibat gigitan serangga.
Selain itu, kadang direkomendasikan untuk mabuk perjalanan atau sebagai sedatif ringan, meski bukan indikasi utama.
Dosis dan Aturan Pakai
|
Kelompok Usia |
Dosis Harian |
Frekuensi |
Catatan |
|
Dewasa (≥12 tahun) |
50-100 mg (1-2 tablet) |
3-4 kali sehari setelah makan |
Maksimal 300 mg/hari |
|
Anak 6-12 tahun |
25-50 mg |
3 kali sehari |
Dosis disesuaikan dokter |
|
Anak <6 tahun |
5-15 mg/kgBB |
Dibagi 3 dosis |
Hanya sirup, konsultasi dokter |

