Calortusin Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap
Calortusin merupakan obat kombinasi bebas terbatas untuk meredakan gejala flu seperti demam, batuk kering, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan sakit kepala. Obat ini mengandung paracetamol (penurun demam dan pereda nyeri), dextromethorphan (penekan batuk), phenylpropanolamine (dekongestan hidung), serta chlorpheniramine maleate (antihistamin).
Manfaat Utama
Calortusin efektif mengurangi demam dan nyeri tubuh berkat paracetamol, sementara dextromethorphan menekan refleks batuk kering. Phenylpropanolamine membuka hidung tersumbat, dan chlorpheniramine meredakan bersin serta gatal tenggorokan akibat flu atau common cold. Obat ini cocok untuk dewasa dan anak di atas 6 tahun dengan gejala ringan.
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa dan anak >12 tahun: 1 kaplet, 3-4 kali sehari setelah makan, maksimal 4 kaplet/hari. Anak 6-12 tahun: ½ kaplet, 3-4 kali sehari, dengan jarak minimal 6 jam antar dosis. Hentikan penggunaan setelah 5 hari jika gejala tak membaik, dan konsultasikan dokter untuk kondisi kronis.
Efek Samping
Efek samping umum meliputi kantuk, mulut kering, pusing, atau mual akibat antihistamin dan dekongestan. Jarang terjadi reaksi alergi seperti ruam atau sesak napas; hentikan segera jika muncul. Hindari overdosis paracetamol yang bisa rusak hati.
Peringatan Penggunaan
Jangan gunakan bersamaan dengan obat flu lain atau alkohol untuk hindari interaksi. Kontraindikasi untuk penderita glaukoma, hipertensi, prostatektomi, atau alergi kandungan; hati-hati pada pengemudi karena menyebabkan kantuk. Selalu baca label dan konsultasi apoteker, terutama bagi ibu hamil/menyusui.

