Awal Mula Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Korban Mengaku Rugi Rp 3 Miliar dan Sempat Diancam

 

Awal Mula Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Korban Mengaku Rugi Rp 3 Miliar dan Sempat Diancam

Kasus dugaan penipuan kripto Timothy Ronald bermula dari tawaran investasi melalui Akademi Crypto, komunitas edukasi kripto yang ia dirikan bersama rekannya, Kalimasada. Korban, yang dikenal sebagai Younger, tergiur oleh promosi Timothy di media sosial yang memamerkan kesuksesan investasi kripto, termasuk pembelian mobil mewah di usia muda, sehingga bergabung dengan biaya keanggotaan Rp9 juta.

Kronologi Awal

Pada Januari 2024, korban disarankan membeli koin Manta dengan janji keuntungan 300-500%, sehingga menggelontorkan dana hingga Rp3 miliar. Namun, nilai koin tersebut anjlok hingga korban rugi besar, mencapai Rp3 miliar secara keseluruhan. Setelah itu, korban sempat diancam melalui video, membuatnya ragu melapor hingga membentuk grup dengan korban lain untuk memberanikan diri.

Status Penyelidikan

Laporan polisi diterima Polda Metro Jaya pada 9 Januari 2026 dengan nomor LP 227/I/2026, atas dugaan penipuan sengaja (UU ITE Pasal 45A ayat 1 jo) untuk keuntungan pribadi. Polisi masih memeriksa pelapor dan bukti seperti transaksi, kode referral, serta materi promosi. Timothy Ronald belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan ini.

Next Post Previous Post