Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi RI Stagnan 5%, Menkeu Purbaya Tetap Optimistis Target 6% Tercapai

 

Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi RI Stagnan 5%, Menkeu Purbaya Tetap Optimistis Target 6% Tercapai

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di level 5% untuk 2026, lebih rendah dari target pemerintah sebesar 5,4% dalam APBN. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa tetap optimistis target 6% dapat tercapai melalui stimulus fiskal, investasi pemerintah, dan pengelolaan permintaan domestik yang baik. Proyeksi ini mencerminkan tantangan seperti lesunya investasi swasta dan penurunan daya beli kelas menengah, meskipun stabilitas makroekonomi dinilai terjaga.

Proyeksi Bank Dunia

Bank Dunia memangkas perkiraan dari 5,2% menjadi 5% pada 2026, dengan peningkatan ke 5,2% pada 2027, akibat ketidakpastian global dan pasar tenaga kerja. Laporan Indonesia Economic Prospects edisi Desember 2025 menyoroti risiko downside seperti inflasi pangan dan ketegangan perdagangan. Meski demikian, investasi yang dipimpin negara di Indonesia dinilai mendukung ketahanan ekonomi.

Optimisme Menkeu Purbaya

Purbaya menargetkan pertumbuhan hingga 6-6,5% dalam 1-2 tahun melalui disiplin fiskal dan momentum positif dari kuartal IV 2025 yang diproyeksikan 5,7%. Ia yakin kebijakan agresif di bawah Presiden Prabowo Subianto akan mendorong lompatan ekonomi hingga 8% jangka panjang. Upaya ini termasuk stimulus tambahan untuk kuartal akhir 2025.

Faktor Pendukung

Stabilitas inflasi di kisaran 2,5% ±1% meski volatil harga energi.

Dukungan investasi asing langsung dan inisiatif negara di tengah lesunya swasta regional.

Tren perbaikan ekonomi domestik yang solid sepanjang 2025.

Next Post Previous Post