Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Harga Bitcoin Anjlok
Federal Reserve (The Fed) baru saja memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50-3,75% pada rapat FOMC Januari 2026, mengakhiri tren pemangkasan sebelumnya. Keputusan ini memicu pelemahan harga Bitcoin hingga di bawah US$90.000 (sekitar Rp1,5 miliar), meskipun saat ini berada di sekitar US$82.982 dengan penurunan harian -1,81%.
Latar Belakang Keputusan Fed
The Fed menilai kebijakan moneter saat ini tepat untuk menjaga lapangan kerja maksimal dan target inflasi 2%, didukung data ekonomi solid, lapangan kerja stabil, serta inflasi inti 2,6%. Jerome Powell menegaskan tidak ada perubahan kebijakan setelah pemangkasan 75 basis poin di tiga rapat sebelumnya, dengan sinyal kehati-hatian karena suku bunga sudah di level netral.
Dampak pada Bitcoin
Harga BTC sempat di atas US$90.000 sebelum anjlok pasca-pengumuman, dengan arus keluar dana ETF spot BTC mencapai US$147 juta. Investor kini dalam mode tunggu-sah, karena kurangnya sinyal dovish dari Fed membatasi pemulihan aset berisiko seperti kripto. Analis melihat fundamental BTC tetap kuat berkat adopsi institusional.
Harga Terkini BTC/USD
|
Metrik |
Nilai |
|
Harga Saat Ini |
US$82.982,75 |
|
Perubahan Harian |
-1,81% (-US$1.530) |
|
Level Terendah Hari Ini |
US$81.000 |
|
Kapitalisasi Pasar |
US$1,66 triliun |

