BEI Aktifkan Trading Halt Setelah IHSG Ambruk 8 Persen

 

BEI Aktifkan Trading Halt Setelah IHSG Ambruk 8 Persen

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaktifkan trading halt pada 28 Januari 2026 setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8%. Penurunan ini mencapai 718,44 poin hingga level 8.261,78, memicu mekanisme penghentian sementara perdagangan untuk menjaga stabilitas pasar.

Kronologi Kejadian

Trading halt diberlakukan pukul 13.43 WIB melalui sistem Jakarta Automated Trading System (JATS), berlangsung 30 menit hingga pukul 14.13 WIB. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.596,17 sebelum merosot tajam, dengan volume transaksi 45,39 miliar lembar saham senilai Rp31,9 triliun

Pemicu utama adalah keputusan MSCI membekukan sementara perlakuan indeks saham Indonesia akibat isu free float dan aksesibilitas pasar. Hal ini memicu aksi jual masif, di mana 768 saham turun, hanya 28 naik, dan 8 stagnan.

Aturan Trading Halt BEI

Penurunan >8%: Trading halt 30 menit.

Penurunan lanjut >15%: Halt tambahan 30 menit.

Penurunan >20%: Trading suspend hingga akhir sesi atau lebih lama dengan persetujuan OJK

Mekanisme ini mencegah kepanikan berlebih dan memberi waktu investor mengevaluasi situasi.

Next Post Previous Post