Antrean Jual Saham BUMI Membeludak, Pembeli Cuma Segelintir

Antrean Jual Saham BUMI Membeludak, Pembeli Cuma Segelintir
Saham BUMI (PT Bumi Resources Tbk) sedang mengalami tekanan jual besar-besaran dengan antrean penjualan membengkak hingga triliunan lot di harga auto reject bawah (ARB), sementara pembeli sangat minim.

Fenomena ini dipicu oleh aksi divestasi masif dari investor asing seperti Chengdong Investment Corporation dan Treasure, yang melepas miliaran lembar saham dalam beberapa transaksi bernilai triliunan rupiah. Misalnya, Treasure menjual 18,195 miliar saham pada harga rata-rata Rp380, senilai Rp6,9 triliun, untuk restrukturisasi pemegang saham.

Dampak Harga

Antrean Jual Saham BUMI Membeludak, Pembeli Cuma Segelintir
(Foto Saham BUMI dari Google Finansial)
Harga saham BUMI anjlok signifikan, termasuk penurunan 6,76% ke Rp386 pada 21 Januari 2026, dan turun 8,53% dalam seminggu. Antrean jual tebal di harga ARB mencerminkan sentimen bearish kuat, mirip kasus rights issue 2017 di mana miliaran lot antri di Rp1 dengan transaksi sepi.

Investor ritel yang terjebak dengan posisi besar (seperti 56 juta lot) menghadapi risiko terbatasnya likuiditas pembeli. Situasi ini terkait diversifikasi BUMI ke tambang emas Australia, tapi aksi jual asing mendominasi. Pantau net sell asing dan support level untuk potensi rebound.

Next Post Previous Post