Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Terbaru 2026

Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Terbaru 2026

Harga 1 kWh listrik di Indonesia bervariasi tergantung golongan daya dan status subsidi dari PLN, dengan tarif terbaru berlaku mulai 1 Januari 2026 yang relatif stabil dibanding tahun sebelumnya. Pelanggan rumah tangga non-subsidi mendominasi tarif umum, sementara subsidi tetap rendah untuk golongan kecil.

Tarif per kWh Terbaru 2026

Tarif listrik per kWh untuk rumah tangga (R-1/TR) mencakup berbagai daya, seperti berikut:

R-1/TR 900 VA (non-subsidi/RTM): Rp1.352 per kWh

R-1/TR 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh

R-1/TR 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh

R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh

R-3/TR ≥6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh

Untuk subsidi, 450 VA Rp415/kWh dan 900 VA Rp605/kWh tetap berlaku. Golongan bisnis dan industri memiliki tarif lebih rendah untuk daya besar, seperti B-3/TM >200 kVA Rp1.114,74 per kWh.

Cara Menghitung Biaya Listrik

Hitung konsumsi kWh perangkat: (Daya watt ÷ 1000) × jam pemakaian. Kemudian kalikan dengan tarif per kWh sesuai golongan: Total biaya = kWh × tarif. Tambahkan PPN 11%, PPJ 10% (variabel per daerah), dan admin untuk tagihan akhir

Contoh rumah tangga 1.300 VA pakai 150 kWh/bulan: 150 × Rp1.444,70 = Rp216.705 (belum pajak).

Contoh Perhitungan Harian

AC 500 watt nyala 4 jam: (500 ÷ 1000) × 4 = 2 kWh. Jika tarif Rp1.699/kWh, biaya Rp3.398/hari. Untuk token listrik Rp50.000 (1.300 VA), kurangi pajak/admin lalu bagi tarif kWh untuk dapat kWh bersih.

Tips Hemat Listrik

Matikan perangkat idle, gunakan LED, dan pantau via app PLN. Cek tagihan resmi di situs PLN atau aplikasi untuk akurasi. Tarif ini berlaku nasional per Januari 2026, tapi verifikasi golongan pelanggan Anda.

Next Post Previous Post