BRI Dorong UMKM Tangerang: Busana Muslim Lokal Tembus Ekspor Global

BRI Dorong UMKM Tangerang: Busana Muslim Lokal Tembus Ekspor Global
Di tengah gejolak ekonomi global, UMKM busana muslim asal Tangerang berhasil menembus pasar ekspor ke Timur Tengah dan Eropa. Dukungan penuh dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pelatihan digital menjadi kunci suksesnya. Kisah ini jadi inspirasi bagi ribuan pelaku usaha kecil-menengah di Indonesia.

Kisah Sukses UMKM Busana Muslim "Hijab Elegan"

PT Hijab Elegan, UMKM berbasis di Kecamatan Benda, Tangerang, memulai perjalanan dari garasi rumah pada 2020. Awalnya, pemilik usaha, Siti Nurhaliza (38), hanya memproduksi hijab dan gamis untuk pasar lokal dengan omset Rp50 juta per bulan. Namun, pandemi COVID-19 hampir membuat bisnisnya kolaps karena keterbatasan modal dan akses pasar.

Pturning point datang saat Siti mengikuti program BRI UMKM Go Global pada 2023. "BRI bukan hanya beri pinjaman KUR Rp500 juta dengan bunga rendah 6% per tahun, tapi juga training e-commerce dan sertifikasi halal internasional," ujar Siti saat ditemui tim redaksi. Hasilnya? Omset melonjak 300% menjadi Rp1,5 miliar per bulan di 2025, dengan 40% dari ekspor ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Prancis.

Produk unggulan seperti gamis berkualitas premium dengan motif batik modern dan kain anti-kusut laris manis di platform seperti Alibaba dan Amazon. Pada 2025 saja, Hijab Elegan ekspor 50.000 unit busana, menyumbang Rp20 miliar ke devisa negara.

Peran Strategis BRI dalam Ekosistem UMKM

BRI terus perkuat perannya sebagai bank mitra UMKM. Melalui BRILink dan aplikasi BRI Bisnis, pelaku usaha seperti Siti dapat akses pembiayaan cepat, literasi keuangan, dan jaringan pasar global. Data BRI per Desember 2025 menunjukkan, penyaluran KUR capai Rp250 triliun nasional, dengan 60% disalurkan ke sektor fashion dan tekstil.

Direktur UMKM BRI, Agus Winarko, menegaskan komitmen bank ini. "Kami dorong UMKM naik kelas via program API (Akses Permodalan dan Pasar Indonesia). Di Tangerang, 500 UMKM busana muslim sudah terintegrasi ekspor berkat kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan," katanya.

Tren ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Joebidin 2026 yang targetkan ekspor UMKM Rp500 triliun. Busana muslim Indonesia, dengan nilai pasar global US$300 miliar, punya potensi besar karena keunggulan desain modest fashion yang融合 budaya lokal dan standar internasional.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meski sukses, Siti akui tantangan seperti fluktuasi nilai tukar rupiah dan persaingan dari China. "Makanya, kami fokus inovasi seperti busana smart dengan sensor UV protection," tambahnya. BRI pun siapkan fasilitas hedging valas untuk lindungi eksportir UMKM.

Cerita Hijab Elegan jadi bukti bahwa dengan dukungan finansial tepat, UMKM lokal bisa bersaing global. Bagi pelaku usaha lain di Tangerang atau Indonesia, ini saatnya manfaatkan program BRI untuk go international.

Ingin tahu lebih lanjut? Hubungi cabang BRI terdekat atau akses bri.co.id untuk info KUR dan pelatihan UMKM. Sukses UMKM, maju Indonesia!

Next Post Previous Post