Investor Asing Serap Saham GOTO Secara Besar-besaran: Sinyal Bullish Awal Tahun?
Data Net Buy Asing
Investor asing membeli bersih Rp1,06 triliun pada 2 Januari 2026, dengan transaksi beli Rp6,13 triliun melampaui jual Rp5,07 triliun. GOTO menempati posisi kedua favorit setelah BUMI (2,21 miliar lembar), diikuti HUMI dan DEWA. Volume transaksi keseluruhan mencapai Rp22,13 triliun, dengan 508 saham menguat.
Performa Saham GOTO
| (Foto Saham GOTO dari Google Finansial) |
Faktor Pendorong
Fundamental GOTO menarik perhatian asing berkat posisi sebagai perusahaan teknologi terintegrasi terlengkap di Indonesia, dengan kas kuat dan potensi EBITDA positif. Sentimen positif muncul dari keyakinan makroekonomi, seperti PMI manufaktur di zona ekspansi (51,2) dan permintaan domestik solid. Isu merger dengan Grab juga kerap disebut memperkuat minat, meski belum dikonfirmasi resmi.
Implikasi Bullish?
Net buy asing menandakan kepercayaan investor global terhadap valuasi GOTO yang atraktif dan prospek ekonomi Indonesia. Analis memproyeksikan IHSG berpotensi cetak rekor baru berkat January Effect dan inflow berkelanjutan. Namun, investor disarankan pantau risiko volatilitas pasar teknologi.

