Investor Asing Serap Saham GOTO Secara Besar-besaran: Sinyal Bullish Awal Tahun?

Investor Asing Serap Saham GOTO Secara Besar-besaran: Sinyal Bullish Awal Tahun?
Investor asing mencatatkan net buy signifikan di saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada awal 2026, dengan pembelian hingga 739,73 juta lembar saham di perdagangan perdana. Aktivitas ini menyumbang bagian dari total net buy asing Rp1,06 triliun di pasar saham Indonesia, seiring penguatan IHSG ke level 8.748,13. Tren ini memicu spekulasi sinyal bullish untuk GOTO di awal tahun, didorong fundamental makroekonomi solid.

Data Net Buy Asing

Investor asing membeli bersih Rp1,06 triliun pada 2 Januari 2026, dengan transaksi beli Rp6,13 triliun melampaui jual Rp5,07 triliun. GOTO menempati posisi kedua favorit setelah BUMI (2,21 miliar lembar), diikuti HUMI dan DEWA. Volume transaksi keseluruhan mencapai Rp22,13 triliun, dengan 508 saham menguat.

Performa Saham GOTO

Investor Asing Serap Saham GOTO Secara Besar-besaran: Sinyal Bullish Awal Tahun?
(Foto Saham GOTO dari Google Finansial)
Harga saham GOTO bergerak dari kisaran Rp64 pada akhir 2025 menjadi Rp69 pada awal Januari 2026, mencerminkan kenaikan signifikan. Penguatan ini sejalan dengan tren akumulasi asing sebelumnya, seperti net buy Rp105,5 miliar pada Oktober 2025. IHSG naik 1,17% didukung aliran dana ini.

Faktor Pendorong

Fundamental GOTO menarik perhatian asing berkat posisi sebagai perusahaan teknologi terintegrasi terlengkap di Indonesia, dengan kas kuat dan potensi EBITDA positif. Sentimen positif muncul dari keyakinan makroekonomi, seperti PMI manufaktur di zona ekspansi (51,2) dan permintaan domestik solid. Isu merger dengan Grab juga kerap disebut memperkuat minat, meski belum dikonfirmasi resmi.

Implikasi Bullish?

Net buy asing menandakan kepercayaan investor global terhadap valuasi GOTO yang atraktif dan prospek ekonomi Indonesia. Analis memproyeksikan IHSG berpotensi cetak rekor baru berkat January Effect dan inflow berkelanjutan. Namun, investor disarankan pantau risiko volatilitas pasar teknologi.

Next Post Previous Post