Ada Transaksi Nego Rp 6,92 Triliun, Saham BUMI Naik Signifikan
Saham BUMI dari Grup Bakrie dan Salim mencatat transaksi negosiasi besar senilai Rp 6,92 triliun pada 19 Januari 2026, memicu kenaikan signifikan di pasar reguler meski ada fluktuasi di negosiasi.
Kronologi Transaksi
Transaksi ini terdiri dari 14 lot dengan total 182,1 juta lembar saham pada harga Rp 380 per saham, dilakukan melalui Ina Sekuritas (kode RB) yang terkait Grup Salim. Aktivitas ini terjadi di pasar negosiasi BEI setelah jam perdagangan reguler, dengan nilai mencapai Rp 6,92 triliun, menjadikannya salah satu transaksi jumbo terbesar baru-baru ini. Sebelumnya, saham BUMI sedang dalam tren bearish dengan penurunan 5,5% dalam seminggu.
Pergerakan Harga
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
Analisis Dampak
Transaksi ini kemungkinan merupakan aksi regrouping atau konsolidasi saham oleh pemegang saham besar seperti Grup Salim, yang sering dilakukan untuk mengoptimalkan struktur kepemilikan tanpa memengaruhi pasar secara luas.
Bagi investor ritel seperti Anda yang aktif memantau IHSG dan saham komoditas, ini bisa jadi sinyal potensi stabilisasi harga batu bara BUMI di tengah sentimen global yang fluktuatif. Namun, volatilitas tetap tinggi mengingat kinerja BUMI sebelumnya dipengaruhi harga komoditas dan utang perusahaan.
Rekomendasi Monitoring
Pantau update harian IHSG besok (20 Januari 2026) via aplikasi seperti BRImo atau RTI Business untuk melihat kelanjutan tren.[conversation_history] Perhatikan berita lanjutan soal kepemilikan Grup Bakrie-Salim, karena transaksi serupa bisa memicu reli jangka pendek jika didukung harga batubara global.

