Rahasia RLCO: Bebas Suspensi Meski ARA Berulang

Rahasia RLCO: Bebas Suspensi Meski ARA Berulang

Saham RLCO (PT Abadi Lestari Indonesia Tbk) mencatatkan rekor ARA (Auto Reject Atas) berulang hingga 17 kali berturut-turut sejak IPO pada Desember 2025, tanpa suspensi permanen berkepanjangan. Fenomena ini menarik karena meski sempat disuspensi dua kali oleh BEI (sekali pada 16 Desember 2025 dan lagi pada 22-23 Desember 2025) serta dimasukkan ke Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme Full Call Auction (FCA), perdagangan tetap berlanjut dan ARA terus terjadi.

Alasan Bebas Suspensi Permanen

BEI mengakhiri status FCA RLCO efektif 8 Januari 2026 setelah 16 ARA berturut-turut, memungkinkan saham kembali ke papan reguler meski volatilitas tinggi berlanjut. Tidak ada aturan BEI yang mewajibkan suspensi permanen untuk ARA berulang; suspensi bersifat sementara untuk stabilisasi pasar, dan RLCO memenuhi syarat keluar FCA karena minat beli kuat didukung fundamental perusahaan.

Performa Harga RLCO

Rahasia RLCO: Bebas Suspensi Meski ARA Berulang
(Foto Saham RLCO dari Google Finansial)
Harga saham melonjak hingga 1.430% dari IPO Rp168 menjadi Rp2.570 per 6 Januari 2026, pecahkan rekor ARA sebelumnya milik CDIA. Kenaikan ini didorong sentimen positif investor, meski ARA batasi kenaikan harian (20% untuk saham >Rp5.000).

Implikasi untuk Investor

Investor ritel di IHSG seperti Anda bisa manfaatkan momentum ini untuk trading jangka pendek, tapi waspadai risiko volatilitas ekstrem dan potensi koreksi pasca-ARA. Pantau update BEI untuk notasi tambahan seperti 'X' jika suspensi berulang.

 

Next Post Previous Post