GOTO: Harga Saham Turun Saat Dana IPO Rp 13,73 T Sudah Habis
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menghabiskan seluruh dana hasil IPO senilai Rp13,73 triliun yang diperoleh pada Maret 2022, sebagaimana diungkap dalam keterbukaan informasi BEI pada 14 Januari 2026.
Meski dana tersebut sudah terserap sepenuhnya untuk modal kerja dan penyertaan modal anak usaha, harga saham GOTO justru melemah 1,45% menjadi Rp68 per saham pada perdagangan 15 Januari 2026.
Penurunan harga saham ke Rp68 terjadi di tengah volume transaksi tinggi GOTO sebesar 5,62 miliar lembar, atau 11,96% dari total transaksi BEI hari itu. Namun, dalam lima hari perdagangan sebelumnya, saham GOTO masih naik 3,03%, menunjukkan volatilitas pasar meski dana IPO telah habis. Kondisi ini mencerminkan sentimen investor terhadap utilisasi dana yang fokus pada efisiensi operasional GOTO Group.
Alokasi Dana IPO
Dana IPO digunakan secara rinci untuk mendukung operasional dan ekspansi:
Rp4,07 triliun untuk modal kerja GOTO dan penyertaan modal ke PT Tokopedia.
Rp3,39 triliun sebagai penyertaan modal ke PT Dompet Anak Bangsa (DANA).
Rp678,72 miliar ke PT Multifinance Anak Bangsa, plus alokasi lebih kecil ke Velox Digital Singapore (Rp274,87 miliar) dan Go Viet (Rp273,97 miliar).
Sekitar Rp153,44 miliar dialokasikan untuk biaya IPO, sementara sisanya memperkuat struktur permodalan anak usaha.
Performa Saham Terkini
| (Foto Saham GOTO dari Google Finansial) |

