Harga Emas Global Januari 2026: Naik 72% YoY, Target USD 5.000
Harga emas global di Januari 2026 memang mengalami kenaikan signifikan sekitar 72% secara year-over-year (YoY), dengan level saat ini mencapai sekitar USD 4.668-4.673 per troy ounce pada pertengahan bulan. Lonjakan ini didorong oleh ketegangan geopolitik, pelemahan dolar AS, dan pembelian besar-besaran oleh bank sentral. Banyak analis memprediksi target USD 5.000 per ons bisa tercapai pada paruh pertama atau akhir 2026, didukung proyeksi dari HSBC, JP Morgan, dan Goldman Sachs.
Harga Terkini
Pada 18 Januari 2026, emas spot berada di USD 4.673,84, naik 1,72% harian dan 7,62% bulanan. Futures GCUSD tercatat USD 4.668,6 dengan kenaikan 1,59% dan year high USD 4.698. Tren ini melanjutkan rekor baru dari awal bulan, seperti USD 4.600 pada 12 Januari.
Faktor Pendorong
Geopolitik dan ekonomi: Eskalasi konflik global serta potensi penurunan suku bunga Fed mendorong permintaan safe-haven.
Permintaan institusional: Bank sentral beli lebih dari 500 ton per kuartal, plus minat ETF emas.
Historis kuat: Kenaikan tahunan terbesar dalam 40 tahun, dari level Januari 2025 sekitar USD 2.700.
|
Lembaga |
Target 2026 |
Alasan Utama |
|
HSBC |
USD 5.000 (H1 2026) |
Geopolitik, pelemahan USD |
|
JP Morgan |
USD 5.200-6.000 |
Stagflasi, permintaan tinggi |
|
BofA |
USD 4.400 rata-rata, potensi 5.000 |
Investasi meningkat |
|
Goldman Sachs |
USD 5.000 akhir tahun |
Optimisme investor |

