IHSG Melaju Kencang Tembus 9.000, 7 Saham Cuan Gede-gedean
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
IHSG baru-baru ini melesat melewati level 9.000, mencatatkan rekor tertinggi baru di pasar saham Indonesia pada awal Januari 2026. Kenaikan kencang ini didorong oleh sentimen positif domestik dan aksi beli investor, dengan beberapa saham unggulan mencatat cuan signifikan. Pergerakan ini menandai fase bullish yang kuat sepanjang minggu perdagangan terkini.
Pencapaian Terkini
Pada 14 Januari 2026, IHSG dibuka di 9.007,05 (+0,66% atau 58,75 poin) dan sempat menyentuh ATH intraday 9.021,15, dengan volume transaksi Rp1,21 triliun di sesi I. Sebelumnya, indeks pertama kali tembus 9.000 pada 8 Januari di 9.002,92 intraday, tutup 9.001,84, dan kapitalisasi pasar capai Rp16.434 triliun. Pada 12 Januari, sempat raih 9.041 sebelum terkoreksi akibat profit taking.
Faktor Pendorong
Kepastian biodiesel B40, lonjakan sektor nikel (INCO, MBMA, MDKA), serta net buy asing Rp1,99 triliun mendukung reli. Pemangku pasar lokal dominan (60,9% kepemilikan akhir 2025), pelonggaran BI rate, dan prospek kebijakan Trump tambah likuiditas. Bursa global seperti Nasdaq juga beri efek positif.
Saham Terkuat
| (Foto Saham BRMS dari Google Finansial) |
Prospek ke Depan
Target 2026 optimis 9.300-9.700 atau moderat 8.400-8.800 dengan EPS growth 13-15%, rupiah stabil. Sektor finance, properti, tech, renewable menonjol; pantau APBN 2025 dan stabilitas global untuk tren lanjut.

