Investor Wajib Tahu, BEI Membocorkan Calon IPO Perusahaan Kakap
Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengungkapkan adanya calon IPO dari perusahaan konglomerasi besar, menarik perhatian investor yang menanti emiten kakap. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebut minimal satu perusahaan semacam itu siap melantai melalui penawaran umum perdana saham. Secara keseluruhan, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline IPO, dengan lima di antaranya beraset di atas Rp250 miliar.
Baca Juga: 10 Saham IPO Potensial Meledak Seperti RLCO di 2026
Pipeline IPO Terkini
BEI mencatat lima perusahaan besar (aset >Rp250 miliar), satu menengah (Rp50-250 miliar), dan satu kecil (di bawah Rp50 miliar) sedang mempersiapkan IPO. Dua di antaranya masuk kategori lighthouse atau emiten mercusuar, dengan kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun dan free float 15%. Sektor potensial mencakup infrastruktur, pertambangan, energi, dan logistik.
Nama Perusahaan yang Dibocorkan
Beberapa nama yang disebut dalam bocoran meliputi PT Anugrah Neo Energy Materials (ANEM) di pengolahan nikel HPAL untuk baterai kendaraan listrik, serta PT Titan Infra Sejahtera (TISA) di logistik batu bara Sumatra. ANEM dan TISA diprediksi melantai di kuartal I 2026 sebagai kandidat utama lighthouse. Detail grup konglomerasi spesifik belum diungkap secara resmi oleh BEI.
Target BEI 2026
BEI menargetkan 50 IPO sepanjang 2026, dengan lonjakan aktivitas di awal tahun dari perusahaan aset kakap. Pendampingan intensif melalui workshop dan one-on-one meeting dilakukan untuk mempercepat proses. Investor disarankan memantau perkembangan sektor pertambangan dan infrastruktur yang menjanjikan.

