IPO Rp105 Miliar, Realfood (RLCO) Baru Pakai 10%: Rp90,23 Miliar Masih di Rekening Giro
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), atau yang dikenal sebagai Realfood, berhasil menggalang dana segar senilai Rp105 miliar melalui Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) yang dilaksanakan pada 8 Desember 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini menawarkan 625 juta saham baru dengan harga puncak Rp168 per saham, yang langsung mengalami kenaikan signifikan hingga ARA (Auto Rejection Atas) sebesar 34,52% pada hari pertama bursa.
Baca Juga: RLCO ARA 17 Kali: Prospek Gemilang Menuju Laba Rp40 Miliar di 2026
Pemanfaatan Dana IPO
Hingga akhir Desember 2025, RLCO baru memanfaatkan sekitar 10% dari dana bersih IPO, yakni Rp10 miliar untuk kebutuhan modal kerja. Sisanya, sebesar Rp90,23 miliar, masih mengendap di rekening giro dengan bunga 1,5% per tahun, sementara perusahaan merencanakan alokasi lebih lanjut. Rincian penggunaan dana mencakup Rp56,46 miliar untuk modal kerja pembelian bahan baku dan Rp43,77 miliar sebagai penyertaan modal ke anak usaha PT Realfood Winta Asia.
Profil Bisnis Realfood (RLCO)
Realfood bergerak di bidang pengolahan dan ekspor produk sarang burung walet berkualitas premium, dengan pasar utama di China dan segmen konsumen kelas menengah atas. Perusahaan ini memiliki potensi pertumbuhan tinggi di industri makanan kesehatan, didukung oleh permintaan global yang terus meningkat terhadap produk sarang burung sebagai suplemen premium.
Performa Saham Terkini
Pada 15 Januari 2026, saham RLCO ditutup di harga Rp6.050, naik 19,8% dengan volume perdagangan 33,6 juta lembar saham. Meski baru menyerap 10% dana IPO, ledakan harga saham belum terbendung, menunjukkan minat investor yang kuat terhadap prospek bisnis ekspor sarang burung ini. Hingga kini (Januari 2026), dana sisanya tetap aman di giro sambil menunggu eksekusi rencana ekspansi.

