Kementerian PU Tangani Cepat Banjir Bandang Pulau Siau
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU) merespons cepat bencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Bencana ini terjadi baru-baru ini, memicu kerusakan infrastruktur dan mengancam keselamatan warga setempat.
Kronologi Bencana
Banjir bandang menerjang Pulau Siau akibat curah hujan ekstrem, menyebabkan longsor dan genangan air di berbagai wilayah. Korban jiwa bertambah, dengan operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung hingga saat ini. Akses jalan dan jembatan terputus, memperburuk situasi kemanusiaan di kepulauan tersebut.
Respons Kementerian PU
Kementerian PU, di bawah komando Menteri Dody Hanggodo, langsung mengerahkan personel tim reaksi cepat ke lokasi. Dua unit alat berat sudah disiagakan di lapangan, dengan rencana pengiriman tambahan melalui kapal malam itu juga. Koordinasi intensif dilakukan dengan TNI-Polri, BPBD, dan pemerintah daerah untuk evakuasi, pembersihan material banjir, serta pemulihan akses jalan.
Identifikasi Kerusakan
Tim PU fokus mengidentifikasi kerusakan awal pada infrastruktur seperti jaringan sungai, ruas jalan, dan prasarana pendukung. Upaya ini mencakup monitoring kondisi terkini, inventarisasi lokasi banjir, serta persiapan normalisasi sungai jangka panjang. Prioritas utama adalah keselamatan warga dan konektivitas wilayah kepulauan.
Komitmen Jangka Panjang
Kementerian PU menegaskan komitmen penuh untuk memulihkan infrastruktur dan mencegah kejadian serupa melalui mitigasi daerah rawan banjir. Sinergi multisektoral dengan Gubernur Sulawesi Utara juga diperkuat untuk bantuan cepat dan optimal. Upaya ini memastikan pemulihan wilayah berjalan efektif dan terintegrasi.

