Kredit Bank Tumbuh 7,74%: Pertumbuhan Positif di Tengah Tantangan Ekonomi

Kredit Bank Tumbuh 7,74%: Pertumbuhan Positif di Tengah Tantangan Ekonomi

Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia mencapai 7,74% secara year-on-year (yoy) hingga November 2025, menunjukkan pemulihan meski masih di bawah target Bank Indonesia sebesar 8-11%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis prospek 2026 tetap solid dengan intermediasi yang stabil, didukung likuiditas memadai dan penurunan suku bunga kredit.

Total outstanding kredit menyentuh Rp8.314 triliun pada November 2025, naik dari 7,36% yoy di Oktober, terutama didorong kredit investasi (17,98% yoy) dan korporasi (12% yoy). Namun, kredit modal kerja hanya tumbuh 2,04% yoy sementara segmen UMKM masih kontraksi akibat tantangan usaha.

Kondisi Pendanaan

Dana pihak ketiga (DPK) ekspansif di level 12,03% yoy mencapai Rp9.800 triliun, dengan suku bunga kredit turun ke 8,96% dan DPK 2,77%, mencerminkan likuiditas longgar. Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan solid di 26,05%, menjaga ketahanan terhadap risiko ekonomi global.

Tantangan Ekonomi

Meski positif, pertumbuhan melambat dari 10,79% yoy November 2024, dipengaruhi sikap wait-and-see pelaku usaha, optimalisasi dana internal korporasi, dan penurunan suku bunga yang lambat. OJK dan BI menekankan ketergantungan pada permintaan kredit serta stabilitas domestik-global untuk target 2026.

 

Next Post Previous Post