BP Tapera Siapkan Pasokan Rumah Subsidi Tahun 2026
Pemerintah menetapkan kuota FLPP 2026 sebesar 350.000 unit, didukung anggaran DIPA Rp25,1 triliun, pengembalian pokok Rp10,4 triliun, dan saldo awal Rp1,6 triliun. Alokasi untuk sektor non-formal naik menjadi 15% dari 10% sebelumnya guna perluas akses. Menteri PUPR Maruarar Sirait mendorong capaian melebihi target melalui sinergi cepat.
Kerja Sama Strategis
BP Tapera bekerja sama dengan 43 bank penyalur KPR FLPP, termasuk Himbara, bank swasta, dan BPD, serta 20 asosiasi pengembang seperti REI dan APERSI. Kolaborasi ini jamin ketersediaan stok, kualitas bangunan, dan monitoring via SiPetruk.
Dampak dan Capaian
Hingga akhir 2025, FLPP realisasi 270.985 unit (Rp33,66 triliun), rekor tertinggi sepanjang sejarah. Program ini dorong sektor properti sambil atasi backlog perumahan di 33 provinsi.

