Lostacef Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap

 

Lostacef Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap

Lostacef adalah antibiotik sefalosporin generasi pertama dengan kandungan cefadroxil monohydrate, efektif membunuh bakteri sensitif dengan merusak dinding selnya. Obat ini banyak dicari untuk infeksi bakteri ringan hingga sedang seperti radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, dan kulit, tersedia dalam kapsul 500 mg atau sirup untuk anak. Tren pencarian "Lostacef obat apa" naik tajam di Indonesia karena kasus infeksi saluran napas meningkat.

Kandungan dan Cara Kerja

Cefadroxil bekerja bacteriolytic, menghambat sintesis dinding sel bakteri gram-positif dan gram-negatif seperti Streptococcus atau E. coli. Digunakan hanya untuk infeksi terbukti bakteri, bukan virus seperti flu biasa. Absorpsi oralnya baik, memungkinkan dosis sekali atau dua kali sehari.

Manfaat Utama Lostacef

Mengobati faringitis, tonsilitis akibat Streptococcus beta-hemolitik grup A.

Infeksi saluran kemih (ISK) tanpa komplikasi seperti cystitis atau pielonefritis ringan.

Infeksi kulit, jaringan lunak, serta bronkopneumonia bakteri pada dewasa dan anak.

Pencegahan endokarditis pasca tindakan gigi pada pasien berisiko.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa: 1-2 g/hari dibagi 1-2 dosis untuk ISK atau infeksi kulit; 500 mg 2x/hari untuk tonsilitis selama 10 hari. Anak: 25-50 mg/kgBB/hari dibagi 2 dosis, maksimal 100 mg/kgBB. Minum setelah makan, selesaikan kursus penuh meski gejala hilang, dan konsultasi dokter untuk penyesuaian ginjal.

Efek Samping dan Peringatan

Efek umum: mual, diare, ruam kulit, atau reaksi alergi pada hipersensitif penisilin. Hindari pada pasien gagal ginjal berat atau alergi sefalosporin; monitor fungsi hati selama pengobatan jangka panjang. Jangan gunakan bersamaan probiotik tanpa saran dokter untuk cegah resistensi bakteri.

Next Post Previous Post