Voltaren Obat Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Lengkap
Kandungan dan Cara Kerja
Voltaren mengandung natrium diklofenak yang menghambat produksi prostaglandin, zat pemicu nyeri dan bengkak. Efek antiinflamasi, analgesik, dan antipiretiknya membuatnya cocok untuk radang sendi seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Bentuk gel seperti Voltaren Emulgel bekerja lokal pada area oles tanpa banyak diserap sistemik.
Manfaat Utama Voltaren
Meredakan nyeri akut seperti sakit gigi, migrain, asam urat, atau batu ginjal.
Mengatasi peradangan pasca operasi, dismenore (nyeri haid), dan cedera olahraga.
Mengurangi kekakuan sendi pada rematik non-artikuler atau spondylitis ankilosa.
Membantu pemulihan otot terkilir, pinggang kaku, atau nyeri kronis ringan.
Dosis dan Aturan Pakai
Dosis umum Voltaren tablet 25-50 mg, 2-3 kali sehari setelah makan, maksimal 150 mg/hari untuk dewasa. Untuk gel, oles tipis 2-4 kali sehari pada area sakit, hindari luka terbuka. Selalu ikuti resep dokter karena obat keras ini memerlukan pengawasan.
Efek Samping dan Peringatan
Efek samping umum meliputi mual, sakit perut, atau iritasi kulit pada gel. Hindari pada penderita ulkus lambung, gagal jantung, atau alergi OAINS; konsultasikan jika hamil atau menyusui. Jangan gabungkan dengan obat NSAID lain untuk cegah risiko perdarahan.

