Meningkatkan Penjualan: Cara Buat QRIS untuk Toko & Warung
QRIS telah menjadi alat pembayaran digital standar nasional di Indonesia, memudahkan toko dan warung kecil menerima transaksi dari semua e-wallet seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dan LinkAja tanpa perlu kode terpisah.
Menurut data Bank Indonesia, merchant yang pakai QRIS bisa tingkatkan penjualan hingga 30-50% karena pelanggan lebih suka bayar cepat tanpa tunai, kurangi antrian, dan hindari salah kembalian. Di 2026, dengan ekonomi digital tumbuh pesat, warung kopi, toko kelontong, atau pedagang makanan ringan bisa saingi kompetitor besar lewat QRIS gratis ini.
Mengapa QRIS Wajib untuk UMKM?
QRIS statis cocok warung sederhana dengan harga tetap (misal Rp10.000 per porsi), sementara dinamis untuk toko dengan nominal variatif agar pelanggan input sendiri jumlah.
Dana langsung cair ke rekening dalam hitungan detik, tanpa biaya tambahan untuk transaksi kecil, dan laporan harian bantu analisis penjualan.
Survei BI sejak 2023 tunjukkan 70% konsumen urban pilih merchant ber-QRIS, naikkan loyalitas pelanggan hingga 25%.
Syarat Lengkap Pendaftaran
KTP asli pemilik usaha (fotokopi jelas).
NPWP pribadi/usaha (opsional untuk pedagang kecil <Rp20 juta/bulan).
Foto lokasi usaha (depan toko/warung dengan tulisan nama).
Rekening bank atas nama pribadi/usaha (BCA, BRI, Mandiri, dll).
Nomor HP aktif dan email.
Proses verifikasi BI via PJP (Payment Service Provider) seperti bank atau fintech biasa 1-7 hari, gratis untuk UMKM.
Langkah 1: Daftar via Aplikasi Fintech (GoPay, DANA, OVO)
Unduh "GoPay Merchant", "DANA Bisnis", atau "OVO Merchant" dari Play Store/App Store.
Daftar akun baru pakai nomor HP, verifikasi OTP.
Pilih "Daftar QRIS", unggah foto KTP, NPWP (jika ada), selfie, dan lokasi usaha via kamera app.
Tunggu approval 1-3 hari via notif, lalu generate QR code statis/dinamis.
Download PNG high-res, cetak ukuran 10x10 cm, laminasi, dan tempel di kasir.
Langkah 2: Daftar via Bank (BRI, BCA, BNI)
Kunjungi cabang terdekat atau akses situs/app bank (misal BRImo/BCA Mobile).
Isi formulir "Pendaftaran Merchant QRIS", serahkan dokumen fisik.
Bank forward ke BI untuk dapatkan Merchant ID unik.
Ambil stiker QRIS resmi beserta panduan edukasi pelanggan dalam 1-2 hari.
Catatan: BRI punya program khusus UMKM dengan MDR (Merchant Discount Rate) rendah 0.7%.
Langkah 3: Opsi Lanjutan via PJSP Resmi (qris.id)
Akses portal qris.id, pilih aggregator seperti Midtrans atau Fazz, daftar online mirip fintech tapi integrasi lebih luas untuk multi-outlet.
Ideal untuk warung franchise atau toko online-offline hybrid.
Tips Maksimalkan Penjualan dengan QRIS
Promo Awal: "Scan QRIS, Diskon 5% atau Gratis Ongkir Pertama" untuk habituasi pelanggan.
Edukasi Pelanggan: Buat plang "Cara Bayar: Buka e-wallet > Scan QR > Input Nominal > Bayar".
Monitor Transaksi: Cek dashboard app setiap malam untuk lihat jam ramai, produk laris, dan promo efektif.
Upgrade ke Dinamis: Setelah 1 bulan, ganti statis jika transaksi >Rp500.000/hari.
Backup: Cetak 2-3 QRIS cadangan, simpan digital di HP.
Hasilnya? Banyak warung laporkan naik 20-40% transaksi digital dalam bulan pertama.
Potensi Tantangan & Solusi
Jaringan lemah? QRIS offline via app tertentu tetap bisa scan.
Tak punya rekening? Buka digital via Jenius/Blibli Bank gratis.
Biaya cetak? Gunakan printer rumahan atau percetakan Rp5.000/lembar.
Dengan langkah ini, toko/warungmu siap kompetitif di era cashless 2026.

