Pasar Asia Bergejolak, IHSG Anjlok Paling Parah 1,21 Persen ke 9.024

Pasar Asia Bergejolak, IHSG Anjlok Paling Parah 1,21 Persen ke 9.024
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar sekitar 1,21-1,25 persen ke level 9.024 pada 21 Januari 2026, sejalan dengan gejolak pasar saham Asia. Penurunan ini mencerminkan sentimen negatif regional, di mana sebagian besar indeks Asia melemah kecuali Shanghai Composite.

Harga terkini IHSG berada di 9.019,98, turun 1,26 persen atau 114,72 poin dari penutupan sebelumnya di 9.134,70. Kisaran hari ini mencapai low 8.999,89 dan high 9.105,23, dengan moving average 50 hari di 8.621,47.

Pasar Asia mayoritas merah, termasuk Nikkei 225 Jepang turun 0,47 persen ke 52.736, Hang Seng Hong Kong turun 0,04 persen ke 26.476, dan Straits Times Singapura turun 0,41 persen ke 4.809. Hanya SSE Composite China yang naik 0,29 persen ke 4.125, menjadikan IHSG penurunan terparah di kawasan

Faktor Penyebab

Gejolak dipicu sentimen global seperti ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump, pelemahan rupiah ke Rp16.966 per dolar AS (turun 0,06 persen), serta aksi profit taking setelah IHSG sempat cetak rekor di atas 9.100 sebelumnya. Indeks LQ45 juga melemah 1,17 persen ke 873,91, dengan 575 saham turun versus 143 naik.

 

Next Post Previous Post