Permintaan AI Pacu Laba TSMC Q4 Naik 27% ke Level Rekor
TSMC diproyeksikan mencatat laba bersih Q4 melonjak 27% menjadi rekor T$475,2 miliar (US$15 miliar), didorong permintaan tak terbendung untuk infrastruktur AI. Pendapatan Q4 sudah naik 20,45% melebihi ekspektasi, berkat utilisasi penuh kapasitas 3nm untuk chip A19 iPhone 17 dan accelerator AI. Ini menandai delapan kuartal berturut-turut pertumbuhan laba.
Faktor Pendorong
Ledakan AI: Pasar server accelerator AI diprediksi tumbuh 78% YoY di 2026, dorong pendapatan TSMC naik 25-30%.
Klien Utama: Nvidia dan Apple andalkan TSMC sebagai kontraktor chip terbesar dunia.
Teknologi Canggih: Kontribusi signifikan dari node 2nm mendatang.
Prospek 2026
Analis optimis dengan ekspansi pabrik AS senilai $165 miliar di Arizona, meski ada risiko tarif dan kompetisi. Namun, inflasi memori bisa tekan permintaan smartphone. Cocok untuk analisis investasi Anda di saham tech.

