Prediksi Lonjakan Harga Beras & Cabai Jelang Februari 2026
Lonjakan harga beras dan cabai jelang Februari 2026 dipengaruhi faktor musiman seperti cuaca hujan yang mengganggu panen serta peningkatan permintaan menjelang Ramadan. Saat ini di akhir Januari 2026, harga keduanya justru cenderung stabil atau turun, tapi prediksi menunjukkan potensi kenaikan ringan di Februari akibat pola musim.
Harga Terkini
Harga cabai awal 2026 menurun signifikan: cabai merah keriting Rp42.278/kg (turun 11,8%), cabai merah besar Rp36.333/kg (turun 16%), dan cabai rawit Rp58.050/kg.
Beras juga turun: premium Rp15.325/kg (1,5%), medium Rp13.225/kg (2,45%).
Di Palu, cabai bahkan Rp20.000/kg, tapi beras medium/premium naik Rp500-1.000/kg jelang Ramadan.
Faktor Pemicu Lonjakan
Cuaca ekstrem seperti hujan berkepanjangan sering gagal panen cabai, menyebabkan stok menipis dan harga melonjak hingga Rp100.000/kg seperti Nataru lalu.
Permintaan Ramadan/Lebaran dorong kenaikan, ditambah panen raya beras yang kini stabil tapi rentan fluktuasi.
Pemerintah optimis pasokan aman, tapi prediksi Januari-Februari tunjukkan sedikit lonjakan cabai karena pola hujan.
Proyeksi Februari 2026
Prediksi bocoran sebut harga cabai bisa "lumayan" Rp30.000-40.000/kg jika cuaca normal, tapi ekstrem perpanjang kenaikan.
Beras diprediksi stabil kecuali gangguan pasokan lokal; pantau data Bapanas untuk update.
Stok pangan nasional terjaga, kurangi risiko lonjakan ekstrem.

