Prospek Saham Moratelindo 2026: Merger MyRepublic Dorong Pertumbuhan Digital
Prospek saham Moratelindo (MORA) pada 2026 terlihat cerah berkat merger strategis dengan MyRepublic Indonesia, yang diharapkan rampung pada semester pertama tahun ini, membentuk PT Ekamas Mora Republik Tbk. Merger ini menggabungkan infrastruktur jaringan backbone hingga last-mile, menciptakan sinergi operasional dan finansial untuk layanan digital lebih cepat serta ekspansi nasional. Respons pasar sudah positif dengan kenaikan saham signifikan sejak pengumuman.
Rincian Merger
Moratelindo bertahan sebagai entitas utama, sementara MyRepublic bergabung, dengan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi pemegang saham pengendali pasca-merger. Proses menunggu persetujuan OJK dan RUPSLB setelah disetujui direksi pada Desember 2025. Manfaat utama termasuk optimalisasi biaya, hindari duplikasi capex, dan peningkatan stabilitas layanan.
Penggerak Pertumbuhan
Entitas baru akan kuasai ekosistem digital Indonesia di tengah lonjakan permintaan broadband, dengan jaringan lebih luas dan andal. Jimmy Kadir (CEO Moratelindo) dan Timotius Max Sulaiman (CEO MyRepublic) tekankan transformasi ini untuk nilai tambah bagi pelanggan dan pemegang saham. Potensi ekspansi optimalisasi aset dorong pertumbuhan berkelanjutan.
Prospek Investasi
| (Foto Saham MORA dari Google Finansial) |

