Revolusi RUPST BNI 2026: Akses Digital untuk Setiap Pemegang Saham
Latar Belakang RUPSLB 2025
RUPSLB BNI digelar secara virtual pada 15 Desember 2025 untuk menyesuaikan anggaran dasar dengan regulasi baru Undang-Undang BUMN dan mempersiapkan operasional tahun buku 2026. Rapat ini dipimpin Komisaris Utama Omar Sjawaldy Anwar, dengan Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan menekankan penguatan tata kelola dan transformasi digital sebagai kunci kesiapan bisnis.
Agenda Utama
Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan, termasuk pengawasan Holding Operasional sesuai permintaan BP BUMN.
Pendelegasian kewenangan RKAP 2026 dan pengesahan Recovery Plan 2025/2026 untuk efisiensi perencanaan.
Tidak ada detail spesifik RUPST 2026, tapi RUPSLB ini jadi fondasi strategi jangka menengah.
Akses Digital untuk Pemegang Saham
RUPSLB dilaksanakan daring sepenuhnya, menandakan komitmen BNI pada akses digital inklusif bagi pemegang saham di mana saja. Transformasi ini didukung kinerja digital seperti aplikasi wondr by BNI (10,5 juta pengguna, 866 juta transaksi Rp783 triliun per September 2025) dan BNIdirect (volume >1 miliar transaksi). Proyeksi RUPST 2026 kemungkinan perkuat model virtual ini untuk revolusi partisipasi saham.

