Saham Bank Jumbo BBCA, BBRI hingga BMRI Masih Jadi Andalan 2026

 

Saham Bank Jumbo BBCA, BBRI hingga BMRI Masih Jadi Andalan 2026
(Foto Saham BBRI dari Google Finansial)
Saham bank jumbo seperti BBCA, BBRI, dan BMRI diproyeksikan tetap menjadi andalan investor di pasar saham Indonesia sepanjang 2026, didukung fundamental kuat di tengah stabilitas ekonomi domestik. Analis dari OSO Sekuritas menyoroti struktur pendanaan solid, rasio CASA tinggi, dan portofolio kredit terdiversifikasi sebagai penopang utama ketahanan mereka terhadap dinamika suku bunga global. Proyeksi ini juga didorong pemulihan pertumbuhan kredit dan kebijakan fiskal ekspansif.

Alasan Fundamental

Bank-bank ini unggul dengan rasio kredit bermasalah (NPL) rendah dan basis nasabah luas, membuatnya tangguh menghadapi perlambatan ekonomi global. Stabilitas domestik Indonesia menjadi fondasi, dengan sektor perbankan sebagai penopang utama IHSG pasca-2025. Analis seperti Meilki Darmawan dari OSO Sekuritas merekomendasikan pemantauan selektif untuk peluang ini.

Proyeksi Harga Saham

Beberapa analis mematok target harga 2026: BBRI Rp5.800, BMRI Rp7.800, dan BBCA Rp11.200. Rekomendasi khusus jatuh pada BBCA dan BMRI karena kualitas aset serta EPS stabil. Kinerja akhir 2025 menunjukkan penguatan, seperti BBCA di Rp8.075.

Faktor Pendukung Lain

Kebijakan likuiditas pemerintah dan perbaikan konsumsi domestik akan dorong pertumbuhan kredit. Investor disarankan terapkan manajemen risiko ketat di tengah ketidakpastian global. Sektor infrastruktur juga disebut pelengkap, tapi perbankan jumbo prioritas utama.

Next Post Previous Post