Saham Energi ARB Ganas, IHSG Ambruk, Ini yang Naik Harga

 

Saham Energi ARB Ganas, IHSG Ambruk, Ini yang Naik Harga

IHSG mengalami penurunan tajam hari ini, sementara saham energi justru menunjukkan kenaikan harga di tengah tekanan pasar.

Kondisi IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hingga 7,34% pada sesi pertama perdagangan Rabu, 28 Januari 2026, mencapai level 8.321 dan nyaris memicu trading halt. Penyebab utama adalah pengumuman MSCI yang membekukan rebalancing indeks untuk saham Indonesia, memicu aksi jual masif pada saham blue chip dan konglomerat. Transaksi mencapai Rp27,7 triliun dengan seluruh sektor memerah, properti turun paling dalam (-6,29%), diikuti energi (-5,5%).

Saham ARB Ganas

Beberapa saham papan atas mengalami Auto Reject Bawah (ARB) akibat penurunan ekstrem, termasuk DSSA (-65,56 poin indeks), BREN (-55,16 poin), BBCA (-45,39 poin), BYAN (-39,05 poin), dan BBRI (-31,8 poin). Daftar ARB juga mencakup BUVA, RAJA, DEWA, PTRO, BRPT, dan BUMI, yang biasanya menopang IHSG. Kondisi ini mencerminkan tekanan jual dominan pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Saham Energi Naik

Meski sektor energi secara keseluruhan turun 5,5%, beberapa saham energi dilaporkan menguat di tengah ambruknya IHSG, kontras dengan tren mayoritas merah. Data terkini menyoroti potensi pembelian investor asing pada emiten seperti BREN (Barito Renewables Energy) dan ENRG (Energi Mega Persada) sebagai penopang, meski secara keseluruhan sektor tertekan. Investor disarankan pantau update real-time untuk saham spesifik yang "ganas" naik.

Next Post Previous Post