Target Presiden Prabowo 2026: Ada 82 Juta Penerima Manfaat MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu janji unggulan Presiden Prabowo Subianto yang kini menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintah menetapkan target ambisius untuk 2026 dengan 82,9 juta penerima manfaat yang dilayani oleh 35.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Capaian Saat Ini
Saat ini, program MBG telah menjangkau 55 juta penerima manfaat hanya dalam waktu satu tahun sejak peluncurannya pada 6 Januari 2025. Sebanyak 19.000 SPPG sudah beroperasi, mendukung distribusi makanan bergizi ke anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Presiden Prabowo membandingkan capaian ini dengan Brasil yang butuh 11 tahun untuk 40 juta penerima, menegaskan kecepatan implementasi Indonesia.
Rencana 2026
Untuk 2026, pemerintah mengalokasikan Rp 335 triliun guna menyelesaikan pembangunan 35.000 SPPG yang tersebar di seluruh provinsi, kabupaten, dan kecamatan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan disiplin prosedur dan penyelesaian kendala teknis, termasuk 15 insiden di Desember 2025. Badan Gizi Nasional (BGN) akan memimpin percepatan ini untuk memastikan target tercapai.
Tantangan dan Fleksibilitas
Meski target awal 82,9 juta sempat diragukan pada akhir 2025, dengan potensi hanya 75 juta, Presiden Prabowo menyatakan akan memaklumi selama ada upaya maksimal. Saat itu, 13.514 SPPG melayani 39 juta orang, dengan tambahan 200 SPPG baru per hari. Program ini diharapkan tingkatkan gizi nasional dan kurangi stunting secara masif.
Dampak Ekonomi
MBG tidak hanya soal gizi, tapi juga stimulus ekonomi melalui rantai pasok lokal untuk bahan makanan. Dengan anggaran besar di 2026, program ini berpotensi ciptakan lapangan kerja di sektor pertanian dan logistik. Presiden menilai tingkat keberhasilan tinggi meski ada potensi penyimpangan.

