Update 2026: 7 Daftar Portofolio Saham Prajogo Pangestu yang Wajib Kamu Pantau
Prajogo Pangestu, konglomerat terkaya di Indonesia melalui Barito Group, terus menguatkan portofolio sahamnya di awal 2026 dengan aksi beli agresif di tengah tekanan pasar. Berikut 7 saham utama miliknya yang mendominasi BEI, mencakup energi, petrokimia, hingga tambang, berdasarkan keterbukaan informasi terbaru Januari 2026.
1. BRPT (Barito Pacific Tbk)
PT Barito Pacific Tbk menjadi pondasi utama grup dengan kepemilikan Prajogo mencapai 71,36% setelah tambahan 3 juta lembar pada 15 Januari 2026 senilai Rp8,49 miliar. Emiten ini fokus pada petrokimia dan energi, dengan kapitalisasi pasar besar yang stabil meski fluktuasi harga.
Investor wajib pantau karena aksi akumulasi Prajogo sinyal komitmen jangka panjang.
2. TPIA (Chandra Asri Petrokimia Tbk)
PT Chandra Asri Pacific Tbk mencatat pertumbuhan kuat di sektor petrokimia, bagian integral dari ekosistem Barito Group. Saham ini mendominasi BEI berkat ekspansi produksi dan permintaan bahan kimia dasar.
Prajogo mengontrol mayoritas, menjadikannya tulang punggung diversifikasi.
3. CUAN (Petrindo Jaya Kreasi Tbk)
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk melonjak setelah Prajogo borong 2,5 juta lembar pada 23 Januari 2026 senilai Rp4,33 miliar, ditambah akumulasi sebelumnya di Januari. Fokus pada tambang batu bara membuatnya aset agresif, meski harga terkoreksi 25% tahun ini.
Ekspansi tambang perkuat potensi jangka panjang.
4. BREN (Barito Renewables Energy Tbk)
| (Foto Saham BREN dari Google Finansial) |
5. PTRO (Petrosea Tbk)
PT Petrosea Tbk, jasa pertambangan terkait CUAN, dimiliki tidak langsung 29,56% oleh Prajogo via Caraka Reksa Optima. Bisnis logistik tambang dukung sinergi grup di sektor nikel dan batubara.
Stabilitasnya jadi pelengkap portofolio agresif.
6. GZCO (Gozco Plantations Tbk)
PT Gozco Plantations Tbk tambah diversifikasi ke perkebunan sawit dengan kepemilikan 7,84% tidak langsung. Harga stabil di Rp96 per lembar, tahan fluktuasi berkat pasokan minyak nabati.
Strategi ini minimalkan risiko di luar energi.
7. CDIA (Chandra Daya Investasi Tbk)
PT Chandra Daya Investasi Tbk lengkapi daftar sebagai emiten baru di portofolio energi Barito Group. IPO 2025 perkuat ekspansi, dengan Prajogo pegang kendali signifikan.
Pantau update karena sinergi dengan BRPT dan TPIA.
Portofolio ini tunjukkan strategi Prajogo yang tangguh, dengan total aksi beli Rp25,75 miliar di Januari 2026 saja. Pantau BEI untuk keterbukaan informasi selanjutnya guna peluang investasi.

