Update 2026: BUMI dan DEWA Bukti Saham Batubara Masih Worth It untuk Portofolio
Saham BUMI dan DEWA menunjukkan performa kuat di awal 2026, mendukung argumen bahwa saham batubara tetap layak untuk portofolio investor di tengah fluktuasi pasar komoditas. Harga batubara stabil di sekitar US$107 per ton per 9 Januari 2026, dengan proyeksi industri yang menyoroti diversifikasi dan dividen sebagai pendorong nilai.
Performa BUMI
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
Performa DEWA
| (Foto Saham DEWA dari Google Finansial) |
Saham sempat terbang hingga 7,95% pada 6 Januari 2026, dengan potensi naik ke Rp780-800 jika bertahan di atas support Rp695-710. Strategi ini mendukung momentum positif di sektor terkait batubara.
Prospek Batubara 2026
Harga batubara rebound sejak akhir 2025, dengan ICI3 dan ICI4 naik 17-20% dari level terendah Juni 2025, meski ada kajian pemangkasan produksi DMO yang berpotensi tekan profit emiten seperti ITMG dan PTBA.
Analis merekomendasikan diversifikasi bisnis dan fokus dividen tinggi untuk AADI hingga ITMG, menjadikan batubara sebagai aset defensif di portofolio IDX. Kondisi ini membuat BUMI dan DEWA bukti nyata potensi saham batubara di 2026.
Perbandingan Kinerja 2025-2026
|
Saham |
Harga Awal 2025 (Rp) |
Harga 14 Jan 2026 (Rp) |
Kenaikan YTD (%) |
|
BUMI |
123 |
418 |
+14,21 |
|
DEWA |
118 |
~800 (estimasi terkini) |
N/A (buyback-driven) |

