AMMN: Profil Lengkap Saham Tembaga & Rebound Kuat di 2026
AMMN menonjol sebagai emiten tambang tembaga dan emas terkemuka di Indonesia dengan prospek rebound signifikan di 2026 berkat katalis ekspor dan smelter.
Profil Perusahaan
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) beroperasi sejak 2000 di Batu Hijau Mine, Sumbawa, NTB, fokus pada tembaga dan emas. Emiten afiliasi Grup Salim ini listing di BEI dengan market cap Rp522 triliun, pendapatan FY Rp42,2 triliun, dan laba bersih Rp10,09 triliun. Fundamental solid: DER 0,71x, NPM 36,55%, ROE 12,34%, meski PBV overvalued 7,39x.
Kinerja Keuangan Terkini
| (Foto Saham AMMN dari Google Finansial) |
Katalis Rebound 2026
Investor asing seperti BlackRock dan Dimensional mulai akumulasi, proyeksi laba tembus US$1 miliar didorong ekspor konsentrat tembaga hingga April 2026. Smelter full operasi H2 2026, target produksi 70 juta ton, plus harga tembaga naik 20% Februari 2026. Beta rendah 0,52 menjanjikan stabilitas di tengah rebound kencang.
Risiko dan Strategi Investasi
Risiko utama: volatilitas komoditas, capex tinggi, dan regulasi ekspor pasca-April. Strategi: Beli di support Rp7.800-8.000 untuk target Rp9.000+, pantau berita ESDM dan laporan Q1 2026. Cocok untuk portofolio komoditas jangka menengah.

