Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026

IHSG hari ini, Rabu 11 Februari 2026, masih diperkirakan melanjutkan tren penguatan dengan rentang support sekitar 7.712–7.922 dan resistance di kisaran 8.200–8.354 tergantung asumsi analis yang dikutip. Kekuatan bursa global, komoditas, serta koreksi yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir menjadi faktor pendukung penguatan terbatas.

Pergerakan IHSG hari ini

MNC Sekuritas memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang 7.547–8.354, dengan skenario menguat ke kisaran 8.264–8.440 dalam jangka pendek, namun ada potensi koreksi dulu ke area 7.922–8.006 terlebih dahulu.

Phintraco Sekuritas menargetkan IHSG menguji area 8.200–8.215, dengan level support sekitar 8.000, pivot sekitar 8.100, dan resistance di 8.215.

Rekomendasi saham hari ini

Beberapa rekomendasi trading harian dari berbagai sekuritas untuk 11 Februari 2026:

Dari MNC Sekuritas & riset umum

Saham

Rekomendasi

Catatan singkat

AMMN – Amman Mineral

Buy on Weakness

Teknikal menembus MA20/MA200, diperkirakan di bagian wave penguatan.

RAJA – Rukun Raharja

Buy on Weakness

Posisi awal wave penguatan dengan potensi target lebih tinggi bila volume beli terjaga.

RMKE – RMK Energy

Buy on Weakness

Berada di awal pola koreksi–rebound, cocok untuk skala masuk saat turun tipis.

BBYB – Bank Neo Commerce

Speculative Buy

Dianggap saham yang bisa dicermati dengan ekspektasi volatilitas tinggi.


Dari Phintraco Sekuritas (power‑house trading)

CDIA – Chandra Daya Investasi Tbk.

INET – Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.

BKSL – Bintang Raya Hotel Tbk. (tetapi perlu verifikasi kode, kadang referensi menyebut sektor property/hotel).

CUAN – ZA Futuristic Indonesia Tbk.

APEX – APEX Resources Tbk. (sektor pertambangan).

Strategi praktis untuk trader

Untuk gaya trading harian, sebagian analis menyarankan oprosi buy on weakness pada saham komoditas–tambang dan teknologi (seperti AMMN, RAJA, RMKE, CDIA, INET, APEX) selama IHSG masih berkisar solid di atas 8.000.

Batas stoploss umumnya disarankan sedikit di bawah level pembahasan teknikal (misalnya beberapa persen di bawah zona masuk), dan target profit disesuaikan dengan resist kuat atau kisaran harga yang disebut di riset (misalnya ke level Rp7.875–8.225 untuk AMMN).
Next Post Previous Post