Bank Mandiri Catatkan Fundamental Solid di 2025, Ini Faktor Pendukungnya
Bank Mandiri mencatatkan kinerja fundamental yang solid sepanjang 2025, dengan pertumbuhan aset dan kredit yang kuat di tengah ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,11%. Laba bersih tahun berjalan mencapai Rp56,3 triliun, didukung dividen Rp52,5 triliun.
Kinerja Keuangan Utama
Total aset tumbuh 16,6% YoY menjadi Rp2.829,9 triliun, sementara kredit naik 13,4% YoY ke Rp1.895 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 23,9% YoY menjadi Rp2.105,8 triliun, dengan dana murah (CASA) naik 12,6% YoY. Pendapatan bunga bersih Rp106 triliun dan non-bunga naik 14,5% YoY menjadi Rp48,5 triliun.
Kualitas Aset dan Likuiditas
Rasio NPL Gross rendah di 0,96% akhir 2025, di bawah rata-rata industri, berkat manajemen risiko disiplin. Loan to Deposit Ratio (LDR) optimal di 91%, mencerminkan likuiditas sehat dan ruang ekspansi. Coverage ratio sekitar 260% mendukung penurunan beban pencadangan 36% YoY.
Faktor Pendukung
Akselerasi layanan digital seperti Livin' by Mandiri (37,2 juta pengguna, naik 27% YoY) dan Kopra by Mandiri dorong transaksi dan fee income. Dukungan UMKM kuat dengan kredit tumbuh 4,88% YoY dan penyaluran KUR Rp41 triliun. Portofolio berkelanjutan Rp316 triliun (naik 8% YoY) perkuat ESG, termasuk pembiayaan hijau 35% pangsa pasar.
|
Metrik |
Nilai 2025 |
Pertumbuhan YoY |
|
Aset Total |
Rp2.829,9 T |
16,6% |
|
Kredit |
Rp1.895 T |
13,4% |
|
DPK |
Rp2.105,8 T |
23,9% |
|
Laba Bersih |
Rp56,3 T |
- |
|
NPL Gross |
0,96% |
Perbaikan |

